Yang Kami Rindukan di Afrika Selatan!!

Rooney, Messi, Cristiano Ronaldo, Torres, dan lagi-lagi Rooney. Tidakkah Anda bosan mendengar nama-nama itu? Sepertinya media Indonesia (dan juga dunia) hanya mengenal pesepakbola yang itu-itu saja. Setiap kali ada pertanyaan "siapa yang akan menjadi bintang di PD 2010", maka nama-nama di atas dipastikan akan muncul. Men, sepakbola kayaknya bukan cuma soal Wayne Rooney deh (Aduh, maaf ya, saya memang tidak pernah terlalu suka  striker MU ini.hehe)

Tetapi, ajang bal-balan terbesar di dunia ini memang terancam kehilangan sihirnya lantaran absennya sejumlah bintang akibat cedera. Sebut saja Michael Ballack, Michael Essien, David Beckham, Rio Ferdinand, Nani dll. Makan sop tanpa garam saja tidak enak, apalagi nonton bola tanpa Beckham (maksudnya sih mo nyindir anak cewe yang nonton bola gara-gara Beckham.hehehe).

Di luar para pesakitan yang terpaksa nonton bola dari layar kaca, kita sebagai penonton juga kehilangan beberapa aktor sepakbola handal  di Afsel. Ya, sejumlah pemain yang kita tunggu-tunggu di Liga Inggris, Itali, Spanyol dan UEFA Champions League harus rela menunggu untuk (setidaknya) bisa tampil di Piala Dunia berikutnya. Dan yang dirugikan bukan hanya mereka, tetapi pencinta sepak bola seantero jagat, karena tidak bisa menyaksikan sentuhan ajaib mereka pada si kulit bundar.

Kenapa mereka tidak bisa tampil? Macem-macem. Ada yang timnasnya tidak lolos, tidak cocok dengan skema permainan pelatih, penampilan yang dianggap menurun (oleh si pelatih), dianggap sudah terlalu tua, dan juga beberapa alasan pribadi (baca : Wayne Bridge). Apapun itu, Piala Dunia tahun ini pasti akan lebih ciamik jika diikuti oleh pemain-pemain dan pelatih di bawah ini.

Tentu, ini adalah Dream Team versi saya. Yang tidak setuju, silahkan susun Dream Team versi Anda dan nanti akan kita adu di FM, atau di Winning Eleven. Yuuk Mariii

Pelatih : Pep Guardiola

Kiper

Petr Cech: Dianggap sebagai salah satu kiper terbaik di dunia saat ini. Tetapi sayang, Ceko tahun ini tidak lolos kualifikasi PD 2010. Padahal negara ini juga gudang pemain bertalenta seperti Rosicky.

 

 

 

Sebastien Frey Talenta yang tidak pernah bisa keluar dari bayang-bayang Barthez. Selalu bermain bagus untuk Fiorentina tetapi tidak dianggap seksi oleh Raymond Domenech. hahaha

 

Bek

Davide Santon: Darah segar yang sangat dibutuhkan Itali. Sayang, cedera yang membekap menggagalkan keinginannya untuk tampil di Afsel. Sudah sangat layak menggantikan Zambrotta yang sudah UZUR.

 

 

 

 

Javier Zanetti : Zanetti adalah mesin yang selalu dapat diandalkan. Penampilannya lebih energik dan meyakinkan ketimbang pemain-pemain muda di bawah umurnya. Andal dan handal dalam bertahan serta menginisiasi permainan.

 

 

 

Sami Hyppia: Seperti hilang ditelan bumi selepas cabut dari Liverpool. Padahal, sebagai benteng pertahanan dia masih sangat kokoh dan sekarang menjadi andalan Bayer Leverkusen.

 

 

 

 

Daniel van Buyten: Palang pintu Belgia yang menjalani musim mengesankan dengan Bayern Muenchen. Gagal menembus PD 2010 dengan Belgia, yang saat ini minim pemain berkualitas di lini depan. Untuk urusan bertahan Buyten adalah seorang maestro.

 

 

Christian Chivu: Kapten Rumania yang kehandalannya diakui publik sepakbola internasional. Bek dengan kemampuan bermain sebagai gelandang bertahan dan eksekutor tendangan bebas yang yahud. Sayang Rumania tidak lolos.

 

 

 

Wayne Bridge: Bek kiri yang "seharusnya" ikut di Afsel jika tidak ketiban kasus perselingkuhan John Terry dengan mantan pacarnya. Penampilannya yang konsisten ternyata dikalahkan ego untuk tampil satu tim dengan seorang teman pengkhianat. Yah, sepakbola memang bukan segala-galanya.

 

 

 

Gelandang

Samir Nasri: Why oh why, Domenech? Tidakkah kau menyadari bakat besar pada pemain bertubuh pendek ini? Ketiadaan gocekan dan dribbling solonya akan disesali oleh suporter Prancis pada Piala Dunia 2010 ini.

 

 

Luca Modric: Modric adalah jaminan mutu. Bintang krosia ini mengantarkan Tottenham Hotspur lolos ke Champions League untuk pertama kali dalam sejarah. Umpan-umpan dan visi permainannya sangat brilian.

 

 

 

 

Seydou Keita: Keita adalah kunci stabilitas lini tengah Barcelona dan Mali. Tipikal pemain modern yang pintar menyetel dari bertahan ke menyerang. Atletis dengan stamina tinggi seperti pemain Afrika pada umumnya.

 

 

 

 

Andrei Arshavin: Bintang Rusia yang bersinar di Piala Eropa 2008. Andalan Arsenal dalam mendobrak pertahanan lawan dengan tusukan tajam dan tendangan cannonball nan terukur. Penghibur penonton sejati.

 

 

 

 

Stevan Jovetić: Gelandang muda Fiorentina yang tampil mengesankan di Serie A maupun Champions League. Energik dengan naluri menyerang yang tajam. Akan menjadi perhatian publik sepakbola dalam waktu yang akan datang.

 

 

 

Ronaldinho: Apalagi yang perlu dikatakan soal tukang sulap yang satu ini? Tidak dibawa ke Afsel karena Carlos Dunga mengutamakan pemain yang disiplin. Setidaknya Ronaldinho sudah pernah merasakan nikmatnya menjadi juara PD 2002 silam.

 

 

 

 

Juan Roman Riquelme : Satu lagi pemain brilian yang absen di PD karena ketidakharmonisan hubungan pelatih. Riquelme sudah terlanjur bersumpah untuk tidak bermain di timnas Argentina selama Maradona masih melatih. Yang rugi? Kita sebagai penonton yang haus olahan kulit bundar tingkat tinggi.

 

Penyerang:

 

Zlatan Ibrahimovic: Ibra gagal bersinar di Barcelona karena sudah terdapat Messi yang merupakan pusat permainan. Publik pun menaruh ekspektasi yang terlampau tinggi pada dirinya. Namun, tidak perlu diragukan lagi, Ibra adalah satu striker terbaik di dunia saat ini.

 

 

Edin Dzeko: Striker Bosnia yang membawa Wolfsburg menjadi juara Bundesliga 2008/2009. Dipastikan menjadi buah bibir sepakbola internasional jika ia bermain di Liga Inggris, Itali atau Spanyol. Incaran AC Milan.

 

 

Antonio Cassano: Pemain kreatif yang sebenarnya dibutuhkan Itali saat ini. Tetapi Marcelo Lippi tidak menyukai karakter dan gaya bermainnya yang terlalu leluasa dan cenderung tidak disiplin.

 

 

 

 

Karim Benzema: Keputusan untuk pindah ke Real Madrid ternyata lebih banyak merugikan dirinya. Karena lebih banyak mangkal di bangku cadangan, Benzema jarang dapat kesempatan untuk tampil dan memikat hati Domenech. Tidak dipanggil ke Afsel? Jangan salahkan siapa-siapa. Padahal ia merupakan salah satu striker paling bertalenta di Eropa.

 

Craig Bellamy: Piala Dunia dipastikan akan lebih seru jika ada pemain seperti ini. Bertenaga, dengan daya gedor dan juang yang tidak habis-habis. Lumbung gol Manchester City. Merubah area penalti menjadi "medan tempur".

 

 

 

Ivica Olic : Salah satu player of the season untuk Liga Jerman dan Bayern Muenchen tahun ini. Selalu bermain dengan 200% dan pintar mencuri peluang. Tampil memukau di Champions League

 

 

 

Emmanuel Adebayor: Striker Togo yang sangat layak bermain di level tertinggi dunia. Teknik kelas tinggi, atletis, dan lincah. Masih ingat gol overhead kick melawan Villareal?

 

 

 

Lalu, siapa pemain yang Anda rindukan tampil di Piala Dunia?

4 thoughts on “Yang Kami Rindukan di Afrika Selatan!!

  1. gadis

    hello there! thanks for stopping by at my blog :)
    anyways, (layaknya cewek2 pada umumnya) gw dulu rajin bgt nonton bola cuman buat liat pablo aimar!hihi
    salam kenal! :D

  2. fajrisiregar Post author

    tapi pablo aimar masi main koq, tapi agak ilang dari peredaran sih..di benfica lissabon. sebenarnya masih layak banget main di piala dunia…tnx 4 stopping by!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>